Siswa Kelas VI Antusias Belajar Sinonim & Antonim Lewat Game Viral Tarik Tambang di IFP

Kedungrejo, jurnalskejomega.com, 26 November 2025 – Pembelajaran Bahasa Indonesia materi Sinonim dan Antonim untuk siswa kelas VI SDN Kedungrejo berlangsung inovatif, menyenangkan, dan penuh semangat. Pembelajaran yang dipandu oleh Danang Sulistiono, S.Pd ini dikemas melalui pemahaman materi, ice breaking, diskusi, hingga permainan interaktif menggunakan IFP (Interactive Flat Panel), termasuk game digital tarik tambang yang sedang viral.


Dok. Tampilan awal di layar IFP tentang materi pembelajaran sinonim dan antonim. (Nova) 

Pembelajaran diawali dengan pengamatan paragraf yang terlalu banyak mengulang kata yang sama. Dari situ, siswa diajak menyadari pentingnya penggunaan variasi kosakata agar tulisan menjadi lebih menarik, efektif, dan profesional. Guru juga memperkuat pemahaman mengenai Sinonim dan Antonim. Contoh penggunaan ditempatkan dalam kalimat sehari-hari untuk memudahkan siswa memahami konteks nyata.

Dok. Game yang sedang viral, tarik tambang yang sudah dimodifikasi dengan materi sinonim dan antonim. (Nova) 

Sorotan kegiatan pada hari ini adalah Game Tarik Tambang Kosakata, permainan edukatif yang dimodifikasi dan dimainkan melalui IFP. Alur permainannya, guru menampilkan soal sinonim atau antonim dalam desain permainan tarik tambang di layar interaktif, dua tim siswa bersiap “menarik” poin ke arah timnya dengan cara menjawab dengan benar, tim yang menjawab tercepat dan benar mendapatkan poin dan visualisasi tarikan tali digital pada layar, tim dengan poin terbanyak dinyatakan sebagai pemenang.

Suasana kelas terlihat hidup, penuh dukungan antartim, dan menumbuhkan semangat berkompetisi yang positif. Selain memperkuat penguasaan materi, game ini melatih sportivitas, kerja sama tim, kecepatan berpikir, dan pengambilan keputusan

Selain tarik tambang digital, kegiatan dilengkapi dengan permainan tebak pasangan sinonim–antonim via IFP, diskusi kelompok mencari kata dalam teks bacaan, kuis cepat melalui Quizizz/wayground, tugas menyusun kalimat baru berdasarkan pasangan kata yang ditemukan

Siswa tampak aktif, fokus, dan menikmati seluruh rangkaian pembelajaran dari awal hingga akhir.

Kepala SDN Kedungrejo, Santi Ulfayatie, S.Pd.SD, memberikan apresiasi terhadap inovasi pembelajaran ini:

Kami sangat mendukung kegiatan pembelajaran interaktif seperti ini. Siswa bukan hanya memahami materi Bahasa Indonesia, tetapi juga terlatih dalam kerja sama, komunikasi, berpikir kritis, dan percaya diri. Semoga pembelajaran kreatif semacam ini terus berkembang dan menjadi budaya belajar di SDN Kedungrejo.

Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan : Kosakata yang lebih kaya, kemampuan berbahasa yang lebih baik, keterampilan menyampaikan gagasan dengan tepat, kreativitas dalam menyusun kalimat, kepercayaan diri dalam belajar dan berkompetisi. 

Dok. Proses memindai jawaban siswa dalam kuis interaktif wayground menggunakan mode kertas.(Nova) 

Untuk menguji pemahaman siswa selama pembelajaran, Danang menggunakan wayground mode kertas, jadi untuk menjawab soal, siswa tinggal mengangkat barcode yang sudah di bagikan pada masing-masing siswa, untuk di pindai atau di scan menggunakan HP nya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia dapat disampaikan secara modern, menyenangkan, dan relevan melalui pemanfaatan teknologi dan modifikasi permainan seperti tarik tambang digital di IFP. (Red/Santi) 

Posting Komentar

0 Komentar