Kedungrejo, jurnalskejomega.com, 22 Januari 2026 - SD Negeri Kedungrejo menyelenggarakan kegiatan "Rute Pagi", RUtinitas Dhuha, TEngok makam, PAngan berGIzi (22/1), untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa berlangsung di area sekolah dan makam desa Kedungrejo, berlangsung khidmat dan terstruktur, menekankan nilai spiritual, kebersamaan, serta pendidikan karakter sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan rutinitas dhuha di lapangan sekolah. Setelah itu, peserta berjalan menuju pemakaman desa Kedungrejo untuk menziarahi makam sesepuh guru dan kepala sekolah SDN Kedungrejo yang telah berpulang. Rute ini sengaja dirancang sebagai momen refleksi dan penghormatan, sekaligus kesempatan bagi siswa belajar tata cara ziarah kubur yang sopan dan bermakna. Menurut penjelasan panitia, kunjungan ke makam bukan sekadar berjalan, para siswa dibimbing mengenai adab dasar ziarah, doa, dan sikap hormat terhadap yang telah tiada.
Kegiatan ziarah kubur ini juga memiliki nilai keagamaan yang kuat. Ziarah kubur dianjurkan dalam Islam sebagai sarana mengingat kematian, mengambil pelajaran hidup, serta menumbuhkan kesadaran spiritual.
Pelaksanaan di lapangan dan di pemakaman menampilkan suasana kekeluargaan. Siswa-siswi mengenakan seragam Muslim putih-hitam duduk rapi, 3 pilar keagamaan membimbing setiap tahapan acara. Setelah ziarah, kegiatan kembali ke sekolah untuk sesi terakhir, memperkuat nilai refleksi diri, interaksi sosial, dan kebersamaan. Kemandirian juga terlatih karena peserta membawa bekal dan perlengkapan sendiri sesuai ketentuan.
Dengan selesainya Rute Pagi, sekolah berharap siswa tidak hanya memahami makna Isra Mi’raj secara historis, tetapi juga menginternalisasi nilai penghormatan kepada sesepuh, adab berziarah, serta tanggung jawab sosial sejak kecil. Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pendidikan karakter yang berkelanjutan di SD Negeri Kedungrejo, memupuk generasi yang beriman, berbudaya, dan beretika dalam kehidupan bermasyarakat. (Dng)
0 Komentar